RKN-NEWS.COM–Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone gelar sosialisasi peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan penanganan bagi perempuan korban kekerasan kewenangan Kabupaten atau kota tahun 2025 di salah satu hotel di Bone Rabu 19 November 2025 yang dibuka PJ Sekda Bone, HA Saharuddin S.STP M.Si.

Dalam sambutannya mengatakan peserta yang hadir dari lintas sektor diminta bersinergi dalam pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan.

,”Bagaimana supaya semua lembaga ini bisa bersinergi untuk pencegahan dan pendampingan kasus kekerasan. Dimana saat ini kasus kekerasan semakin bertambah. Olehnya itu kita harus bersinergi untuk melakukan pencegahan dan pendampingan,”katanya.

Untuk mencegah perbuatan seperti itu tentu semua lembaga mengawal dan bersinergi melakukan sosialisasi dalam pencegahan. Supaya kasusus kekerasan pada anak dan perempuan tidak akan terjadi.
Dimana tingkat kasus ini hari demi hari semakin berkembang olehnya itu harus ada penguatan untuk penekanan agar tidak terjadi yang tidak diinginkan.
,”Kasus ini biasanya terjadi di perbatasan kota, hal ini biasa terjadi disebabkan informasi ini belum tersampaikan ke masyarakat. Olehnya itu informasi ini disebarluaskan agar sosialisasi ini dapat dipahami seluruh masyarakt.
Kegiatan ini bukan hanya dilakukan sampai di sini saja, namun kegiatan ini harus dilakukan terus menerus,”katanya.
Pertemuan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungsn Anak, Hasnawati Ramli S.Sos M.Si juga memaparkan kegiatannya dan menyebutkan jumlah peserta yang hadir sebanyak 32 orang dari beberapa instansi. Adapun instansi yang dimaksud adalah peserta dari Kemenag, Rumah Sakit, Pemerintah Desa, Dinas Sosial juga ada dari Kepolisian, TNI, serta instansi lainnya.
,”Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar sampai selesai selama dua hari dan semoga dari lintas sektor dapat bersinergi dalam pencegahan dan pengawalan kekerasan pada anak dan perempuan,”paparnya.
















