Example floating
Example floating
News

PDAM Sebatik Terancam Lumpuh Total,Warga Membuka Pintu Embung dan Mengancam Demo Besar

467
×

PDAM Sebatik Terancam Lumpuh Total,Warga Membuka Pintu Embung dan Mengancam Demo Besar

Sebarkan artikel ini

Rkn-news.com- Sebatik-Nunukan-Kaltara. PDAM Sebatik terancam lumpuh total berkepanjangan imbas warga penuntut ganti rugi lahan embung, melakukan aksi pengurasan membuka pintu embung lapri pada Rabu 1-4-2026.

Aksi nekat sekumpulan warga ini, bahkan mereka pertegas akan melakukan demo besar susulan pada Minggu kedua bulan April ini jika ganti rugi lahan mereka tidak segera dibayarkan oleh pemerintah.

Kepala Desa Lapri, Syamsu Rijal, melalui pesan singkat kepada Redaksi Rkn-news.com mengatakan bahwa aksi warganya ini merupakan hasil kesepakatan dari rapat warga pada tanggal 30-3-2026 di kantor desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara.

Dalam rapat itu, para warga bersepakat akan melakukan pengurasan pada Senin 1 April dengan membuka pintu embung sampai kosong melompong sampai tidak ada yang bisa dihisap pipa PDAM.

Aksi nekat kejengkelan warga ini akibat merasa dirugikan lahannya tergenang air embung tapi bertahun tahun pihak pemerintah tidak pernah menepati janjinya membayar ganti rugi lahan miliknya.

“Warga yang terdampak telah bersepakat akan melakukan gerakan serempak membuka pintu penahan air embung pada 1 April dan akan mereka lanjutkan melakukan demonstrasi gabungan LSM pada pekan kedua” ungkapnya.

Menyikapi permasalahan ini, Kepala Kantor Pertanahan Nunukan, Husen, mengatakan bahwa Minggu depan, dirinya bersama pihak terkait seperti Perkim dan konsultan akan turun bersama melakukan peninjauan lapangan dan penilaian nilai tana.

Dirinya membeberkan bahwa kendala molornya penuntasan pembayaran ganti rugi lahan warga yang terdampak akibat tahapan yang meski dilakukan terhenti akibat meninggalnya pejabat sebelumnya yang menangani masalah ini.

Hal ini menurutnya, membuat pihaknya harus melakukan tahapan ulang agar tidak terjadi pelanggaran administrasi yang bisa berujung temuan oleh penegak hukum.

“Minggu depan kami bersama pihak terkait akan turun melakukan penilaian tana” bebernya.

Aksi nekat warga membuka penutup pintu pengurasan embung Lapri semakin menambah krisis air disebatik.

Tidak dikuras saja, banyak warga Sebatik yang mengeluh sudah lebih satu bulan membeli air profil dengan antrian sampai 5 hari akibat pasukan air dari PDAM Sebatik menghilang imbas kemarau.

 

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *