Example floating
Example floating
News

Pawai Takbiran di Sebatik Menggelegar Pakai Sound Dj, Menuai Kecaman Warga

514
×

Pawai Takbiran di Sebatik Menggelegar Pakai Sound Dj, Menuai Kecaman Warga

Sebarkan artikel ini

Rkn-news.com-Sebatik-Nunukan-Kaltara,- Pawai takbiran yang digelar malam Sabtu Lebaran Idul Fitri 21-3-2026 di Sebatik Barat menuai protes warga.

Konvoi pawai takbiran yang star dari desa Bambangan menuju desa Balangsiku tersebut disayangkan oleh segelintir warga, serta menuai kecaman di dunia medsos FB akibat ada oknum peserta pawai yang menggunakan sound Dj dengan musik mengelegar.

Terpantau di postingan media sosial FB, ragam tanggapan komentar netizen menyayangkan oknum yang tegah mengurangi nuansa syiar keislaman dengan memutar musik Dj yang sebenarnya  mencerminkan dunia klub malam atau musik tarian panggung erotis.

Dipostingan akun medsos FB @Multasam Ebyt misalnya, dia menyoroti dan menyayangkan oknum peserta pawai yang memutar sound Dj tersebut.

“Bagi yang takbiran pakai sound Dj bangk…….ngk ada adab sama sekali”ungkapnya

Reaksi postingan tersebut, ditanggapi para netizen dengan ragam komentar yang menyangkan hingga mencibir.

“Auto geleng2” ungkap akun @Fadhil Kanjopang

“Takbiran vs triping” ungkap akun @Irwanyah Ajha.

Narasumber lain yang meminta dirahasiakan namanya jg menyayangkan oknum peserta pawai yang bisa dengan bebas memutar musik yang bertentangan dengan nilai keislaman.

“Kita sih bersyukur takbirannya tumpah ruah, ramai diikuti banyak kalangan. Cuma jangan juga sih peserta sebebasnya memutar musik menggelegar yang tidak islami”sorotnya.

Dirinya berharap pawai takbiran di tahun-tahun selanjutnya diatur ketat oleh aparat dan panitia agar disiplin mulai star sampai pulang ke tempat masing-masing, tetap konsisten putar musik islami dan tidak arak-arakan.

Ketua MUI Nunukan,Ustaz Harun S.Ag, saat dihubungi Senin 23-3-2026, memberi pandangan agar pawai takbiran yang akan digelar kedepannya diatur dengan cermat oleh aparat dan pemerintah setempat.

Dirinya juga menyayangkan bahwa tidak elok suatu momen syiar keagamaan diisi dengan musik menggelegar yang tidak mencerminkan nilai-nilai keislaman.

“Kedepan,perlu bersatu pihak-pihak terkait seperti aparat,KUA,pemerintah kecamatan, untuk mengatur peserta pawai agar terkoordinir dan lebih bernilai syiar islam” ungkapnya.

 

 

Example 120x600

Respon (1)

  1. Semoga panitia dan aparat yg ikut serta dalam pengamanan dan penetiban takbiran bisa lebih disiplin lagi dalam menertibkan takbiran di tahun2 kedepannya. .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *