
RKN-NEWS.Com-Nunukan Kaltara- Angota DPRD Nunukan Andi Yakub Abdullah bersama tokoh masyarakat Desa Liang Bunyu dan aparat kepolisian Polsek Sebatik Barat memfasilitasi membawa dan merujuk berobat seorang langsia yang tingal telantar untuk berobat ke RSUD Nunukan Selasa 21 Oktober 2025.
Zamau yang akrabnya dipanggil pak maung merupakan pendatang warga buton Sulawesi Tengara sudah seminggu sakit keras di kontrakannya di Desa Liang Bunyu Kecamatan Sebatik Barat.
,”Ironisnya karena sakit yang dialami Maung sudah parah dan tidak ada seorang pun keluarganya yang merawat karena statusnya sebagai perantau seorang diri di sebatik barat,”jelasnya.
Atas kondisi yang memprihatinkan itu, anggota DPRD Nunukan dari partai PKS ini bersama warga dan aparat kepolisian berinisiatif bahu membahu membawa Maung ke Puskesmas Sebatik Barat.
“Saya dapat laporan warga,beliau sudah sakit keras, maka bersama warga secara kemanusiaan tergerak membawa beliau berobat” ujarnya.
Yakub, mengapresiasi warga dan aparat kepolisian yang terlibat aktif mengurus ambulance. Untuk menguruskan perahu, dan membopong turun dermaga lalu dirujuk ke Nunukan.
“Saya salut dengan kepedulian warga dan aparat Polsek Sebatik Barat yang tidak memandang latar belakang kesukuan seseorang. Maunya sih ada pergerakan dari kerukunan keluarga buton di Nunukan yang sambut menolong keperluan Maung selama di RSUD Nunukan karena kasihan sebatang kara” harapnya.
Penuturan tetangganya yang se profesi sebagai buruh harian mengikat rumput laut bahwa Maung sudah rentah sakit sakitan mengikat rumput laut semampunya sebagai penyambung hidup.
“Biasanya beliau membentang tali semampunya sebagai pembeli keperluan sehari-hari. Tapi seminggu ini kami para tetangganya yang secara bergantian membawakan makanan karena sakit keras” ucap Rustam efendi.
–Berharap kerukunan keluarga buton tergerak hati ikut mengorganisir membantu.
Zainuddin ketua rt 08 Liang Bunyu menuturkan bahwa semestinya kerukunan keluarga buton di Nunukan menyambut bagimana caranya mengorganisir mengayomi membantu orang se sama daerahnya.
“Kami disini yang mayoritas bugis saja sampai kumpul-kumpul dana untuk beliau. Harapnya sih ada juga pergerakan kerukunan keluarga buton agar cukup dana untuk dipakai berobat dan dipakai pulangkan ke buton” sorotnya.
Lanjutnya dibutuhkan peran aktif jaringan keluarga buton untuk mencari kampung dan sanak keluarga Maung agar bisa langsung dipulangkan kalau sudah sehat.
Beliau sudah rentah dan sakit sakitan. Sudah tidak bisa lagi bekerja, mudah-mudahan cukup dana sehingga bisa langsung dipulangkan kalau sudah sehat” pungkasnya.










